B20 Berpotensi Kurangi Emisi Gas Buang Hingga 9 Juta Ton

Mandatori Biodiesel 20 persen atau B20 untuk kendaraan Non Public Service Obligation (PSO) dan PSO diyakini berkontribusi besar dalam mengurangi emisi karbondioksida (CO2) di Tanah Air. Bahkan kebijakan yang diberlakukan sejak 1 September  2018 ini bisa mengurangi emisi hingga enam sampai sembilan juta ton per tahun, dibandingkan dengan penggunaan solar murni (B0). Kelebihan lain yang dimiliki oleh B20 adalah mampu memperbaiki kualitas proses pembakaran kendaraan Bermotor, bermesin diesel.

B20 Berpotensi Kurangi Emisi Gas Buang Hingga 9 Juta Ton
Mandatori Biodiesel 20 persen atau B20 untuk kendaraan Non Public Service Obligation (PSO) dan PSO diyakini berkontribusi besar dalam mengurangi emisi karbondioksida (CO2) di Tanah Air. Bahkan kebijakan yang diberlakukan sejak 1 September  2018 ini bisa mengurangi emisi hingga enam sampai sembilan juta ton per tahun, dibandingkan dengan penggunaan solar murni (B0). Kelebihan lain yang dimiliki oleh B20 adalah mampu memperbaiki kualitas proses pembakaran kendaraan Bermotor, bermesin diesel. Hal ini ditegaskan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana. “Selain mengurangi emisi CO2, pembakaran dengan B20 lebih efisien dibanding penggunaan B0. Secara teknis juga tidak ada masalah. Uji coba yang dilakukan tahun 2014 bahkan menunjukkan kinerja kendaraan yang tidak berubah signifikan dalam uji 40.000 km non stop,” ungkap Dadan Kusdiana sebagaimana dikutip situs Kementerian ESDM, Senin (10/9/2018). B20, memang disebut nilai kalorinya sedikit lebih rendah dibandingkan Solar B0. Namun dalam pemakaiannya, B20 tidak terlalu berbeda dalam konsumsi bahan bakarnya. “Dari beberapa uji coba, kenaikan konsumsi bahan bakarnya tidak banyak, hanya 1-2% saja,” ujar Dadan. Dadan juga menyatakan tidak benar bila disebutkan biodiesel ini disebut sebagai penyebab kerak pada tangki bahan bakar. “Pemanfaatan biodiesel justru dapat membersihkan kerak dan kotoran yang tertinggal pada mesin, saluran bahan bakar dan tangki. Biodiesel merupakan senyawa ester yang bersifat melarutkan. Inilah yang menjadikan filter jadi cepat kotor di awal penggunaan B20. Setelah dibersihkan atau diganti, tidak akan ada masalah lagi. Mesin tidak akan rusak atau korosi,” katanya. ***