Wujudkan Program Responsif Gender, BPDP Gelar Diseminasi Hasil Grant Riset Riset Sawit sebagai Penunjang Gizi Ibu Hamil dan Balita

Wujudkan Program Responsif Gender, BPDP Gelar Diseminasi Hasil Grant Riset Riset Sawit sebagai Penunjang Gizi Ibu Hamil dan Balita
Diseminasi Hasil Grant Riset Sawit, PUG

Bogor, 10 Oktober 2026 – Sejalan dengan amanat Kementerian Keuangan melalui kebijakan Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial (PUGIS), Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus berupaya mengintegrasikan prinsip pengarusutamaan gender dalam pelaksanaan program dan kegiatannya, salah satunya melalui penyelenggaraan Diseminasi Hasil Grant Riset Sawit pada 10 Oktober 2026 di IPB Convention Center, Bogor.

Kepala Divisi Kerja Sama dan Kelembagaan BPDP, Aida Fitria selaku Ketua Tim PUG, menyampaikan bahwa kegiatan diseminasi ini bertujuan menyebarluaskan hasil Grant Riset Sawit yang relevan dengan peningkatan kesehatan dan kesejahteraan perempuan dan anak, sekaligus memperluas pemahaman para pemangku kepentingan mengenai manfaat hasil penelitian di sektor perkebunan.

Dalam kesempatan ini, Mohamad Alfansyah, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP menyampaikan bahwa beberapa penelitian yang dibiayai Grant Riset Sawit BPDP telah menghasilkan produk yang mendukung Kesehatan Masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita. “Produk yang sangat sayang jika dilewatkan begitu saja dan tidak dijadikan produk massal untuk dimanfaatkan masyarakat Indonesia”, ujar Alfan.

dr. Erna Nuraena, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dalam sambutannya mengatakan, “Kegiatan diseminasi sangat penting untuk mempertemukan hasil riset agar tidak hanya berhenti di laboratorium, namun dapat dikenalkan kepada pihak-pihak yang berhadapan langsung dengan Masyarakat.”

Hadir sebagai narasumber dalam diseminasi ini dua orang penerima Grant Riset Sawit tahun 2022 dan 2024, Dr. Frisda Rimbun Panjaitan dan Prof. Dr. Ratu Ayu Dewi Sartika, yang memaparkan hasil penelitian berjudul “Potensi Minyak Inti Sawit Merah sebagai Suplemen Makanan” dan “Pengaruh Suplementasi Red Palm Oil pada Diet Ibu Hamil terhadap Kualitas Air Susu Ibu dan Outcome Kehamilan”, serta dr. Deasy Triwahyuni dari Dinas Kesehatan Kota Bogor yang menyampaikan Kebijakan dan Program Dinas Kesehatan dalam Penguatan Gizi Ibu, Anak, dan Obat Tradisional.

Melalui kegiatan ini, minyak goreng merah hasil pengolahan minyak inti sawit merah dan sirup red palm oil dapat dikenal lebih luas sebagai salah satu produk komplementer pemenuhan nutrisi masyarakat khususnya ibu hamil dan balita, sejalan dengan program pemerintah 1000 hari pertama kehidupan.

Diseminasi ini diharapkan mendukung terbangunnya pemahaman dan kolaborasi yang lebih kuat antara BPDP, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, hasil penelitian yang disampaikan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pengetahuan dan upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Ke depan, BPDP akan terus mendorong pelaksanaan program yang inklusif dan responsif gender, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar manfaat program dan hasil riset dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.