BPDP Promosikan Produk UMKM Sawit, Kakao dan Kelapa di DhawaFest Pesona Indonesia 2026.
Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) berpartisipasi dalam Festival Dhawafest Pesona 2026: Persembahan Elok Nusantara yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kementerian Keuangan pada 4–6 Maret 2026 di Gedung Dhanapala, Jakarta. Kegiatan yang dihadiri sekitar 5.000 pengunjung selama 3 hari ini menjadi ajang promosi sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai berbagai potensi komoditas perkebunan yang memiliki nilai tambah tinggi.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Perbendaharaan (Dirjen Perbendaharaan) Astera Primanto Bhakti turut mengunjungi booth BPDP. Dalam kunjungannya, Astera menyampaikan apresiasi kepada BPDP sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang secara konsisten berkomitmen mendorong pengembangan industri kelapa sawit, kelapa, dan kakao yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, BPDP juga menyerahkan katalog 100 UMKM Sawit kepada Dirjen Perbendaharaan sebagai sarana untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan hasil karya UMKM yang telah mendapatkan dukungan dan pembinaan dari BPDP.

Selain itu, BPDP juga menerima penghargaan atas partisipasi dan dukungannya dalam pengembangan UMKM berkelanjutan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ida Yulidina Purbaya, istri Menteri Keuangan Republik Indonesia, kepada Pangihutan Siagian selaku Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP.
Melalui booth edukasi yang dihadirkan, BPDP memperkenalkan berbagai informasi terkait peran dan program BPDP dalam pengembangan tiga komoditas strategis, yaitu kelapa sawit, kelapa, dan kakao. Ketiga komoditas tersebut memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Ibu Ida Purbaya selaku pembina Dharma Wanita Kemenkeu dan Istri dari Menteri Keuangan Republik Indonesia,, turut mengunjungi booth BPDP dan memberikan apresiasi atas berbagai upaya yang dilakukan BPDP dalam mendorong pengembangan komoditas perkebunan secara berkelanjutan. Ibu Ida Purbaya juga berpesan agar BPDP terus mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam melanjutkan program hilirisasi pada ketiga komoditas tersebut melalui UMKM mitra binaan BPDP sehingga diharapkan produk-produk UMKM dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

“Pengembangan komoditas sawit, kelapa, dan kakao secara berkelanjutan sangat penting untuk mendukung perekonomian nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan terhadap UMKM dan pengembangan produk bernilai tambah menjadi langkah penting agar komoditas Indonesia semakin dikenal dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Ibu Menteri Keuangan saat meninjau booth BPDP.
Dalam partisipasinya pada Dhawafest Pesona 2026, BPDP juga menghadirkan UMKM mitra , yaitu Nora Indonesia dan Cokelatin Signature, sebagai bagian dari upaya mendorong UMKM untuk terus berkembang dan naik kelas.
Nora Indonesia menampilkan produk batik tenun dengan pewarna alami yang berasal dari komoditas BPDP, khususnya kakao dan kelapa, sehingga menghasilkan produk tekstil yang ramah lingkungan sekaligus memiliki nilai budaya yang tinggi.
Sementara itu, Cokelatin Signature menghadirkan produk cokelat berkualitas yang dihasilkan melalui proses fermentasi biji kakao, sehingga menghasilkan cita rasa cokelat yang khas serta bernilai tambah tinggi.
Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM, Helmi Muhansyah, menyampaikan bahwa Dhawafest Pesona menjadi momentum yang tepat untuk memperkenalkan berbagai produk turunan komoditas perkebunan kepada masyarakat luas.
“Dhawafest Pesona selalu diramaikan oleh UMKM-UMKM dari berbagai daerah. Ini merupakan kesempatan bagus bagi kami (BPDP) untuk mengenalkan sekaligus mempromosikan produk-produk yang dapat dihasilkan dari kelapa sawit, kelapa dan kakao. Semoga nanti semakin banyak memberikan inspirasi bagi UMKM lain untuk ikut serta berkreasi dalam mengoptimalkan potensi produk turunan sawit,kakao dan kelapa” ujar Helmi.
Melalui keikutsertaan dalam Dhawafest Pesona 2026, BPDP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan komoditas perkebunan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran UMKM dalam menciptakan produk bernilai tambah dari komoditas sawit, kelapa, dan kakao mendukung UMKM naik kelas, Indonesia Emas.
































