BPDP Sosialisasikan Beasiswa Sawit di Sorong untuk Perluas Akses Pendidikan di Wilayah 3T

BPDP Sosialisasikan Beasiswa Sawit di Sorong untuk Perluas Akses Pendidikan di Wilayah 3T

Sorong, 12 Mei 2026 - Badan Pengelola Dana Perkebunan kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia perkebunan melalui kegiatan Sosialisasi Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan (Beasiswa Sawit) di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) dalam rangka Pengarusutamaan Gender (PUG) di Sorong, Papua Barat Daya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aston Sorong Hotel pada 12 Mei 2026 ini diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari pelajar SMA sederajat dan guru dari berbagai sekolah di Sorong, khususnya yang memiliki keterkaitan dengan sektor perkebunan sawit. Acara dibuka oleh Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program Beasiswa Sawit menjadi salah satu upaya BPDP dalam menciptakan SDM unggul dan berdaya saing di sektor perkebunan, termasuk bagi generasi muda di wilayah 3T.
Pada sesi pemaparan materi, Kepala Divisi Pengembangan SDM BPDP, Sudi Bawa Suwita, menjelaskan secara menyeluruh mengenai Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan (Beasiswa Sawit) BPDP. Materi yang disampaikan mencakup tujuan program, cakupan pembiayaan, persyaratan peserta, hingga manfaat program dalam mendukung regenerasi SDM sawit nasional.
Selanjutnya, Dr. Sri Gunawan dari AKPY memaparkan mengenai pentingnya peningkatan kualitas pendidikan di sektor sawit serta peluang besar yang tersedia bagi lulusan pendidikan perkebunan di masa depan. Ia menekankan bahwa industri sawit membutuhkan tenaga kerja yang kompeten dan adaptif untuk mendukung keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia. Sementara itu, Ibu Suparwati dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian menjelaskan alur teknis pelaksanaan program beasiswa, mulai dari proses pendaftaran, tahapan seleksi, hingga mekanisme penetapan penerima Beasiswa Sawit.
BPDP menilai pendekatan berbasis gender menjadi penting dalam pembangunan daerah 3T, mengingat masih terdapat keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan dan kelompok rentan. Melalui kegiatan ini, BPDP berharap informasi mengenai program beasiswa dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi di sektor perkebunan.
Hingga tahun 2025, BPDP telah menyalurkan Beasiswa SDM Sawit kepada lebih dari 13.000 mahasiswa di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari mandat pengembangan SDM perkebunan nasional.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, BPDP berharap semakin banyak generasi muda dari Papua Barat Daya yang mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dan berkontribusi dalam pembangunan sektor sawit Indonesia yang berkelanjutan.