BPDP Dorong Lahirnya Wirausaha Muda dari Siswa Kesetaraan Paket B dan C dengan Memanfaatkan Limbah Sawit Menjadi Produk Krey Tirai

BPDP  Dorong Lahirnya Wirausaha Muda dari Siswa Kesetaraan Paket B dan C dengan Memanfaatkan Limbah Sawit Menjadi Produk Krey Tirai

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Gerakan Muda Pembaharu Sawit Nusantara (SawitNus) menggelar kegiatan workshop kewirausahaan bertema “Pembuatan Krey Tirai dari Pelepah Limbah Sawit” di Gedung BPMP provinsi Banten, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari siswa paket B dan C, pemuda serta  pelaku UMKM dibidang krey.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman  bagi generasi muda mengenai potensi besar industri kelapa sawit, khususnya dalam pemanfaatan limbah sawit yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Salah satu fokus utama adalah pengolahan limbah sawit  menjadi produk bernilai tambah yang memiliki peluang pasar lokal dan ekspor yaitu krey atau tirai.

Dalam kegiatan  tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung mengenai proses pengolahan dan penyiapan pembuatan krey agar memenuhi standar pasar. Mulai dari proses pengumpulan bahan baku, sortasi, pembersihan, serta pembuatan dan pemasaran digital.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah menegaskan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memberikan manfaat luas bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

“Kelapa sawit bukan hanya menghasilkan minyak goreng. Banyak produk yang kita gunakan sehari-hari berasal dari sawit. Karena itu, generasi muda perlu melihat sawit sebagai sumber inovasi, peluang usaha, sekaligus sektor strategis yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. BPDP mendorong generasi muda membangun UMKM berbasis sawit serta peningkatan SDM melalui beasiswa sawit,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa menyampaikan kegembiraanya dengan kegiatan ini sehingga bisa membantu UMKM Lebak khususnya pengrajin krey agar bisa meningkatkan pendapatan dengan pemasaran digital serta akan mengikutsertakan produk Krey sawit  di pameran UMKM dalam rangka hari jadi Kabupaten Lebak,

Ketua Umum SawitNus, Ujang menjelaskan bahwa kelapa sawit memiliki peran yang sangat penting bagi Indonesia. Selain menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar negara, sektor sawit juga menjadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat yang bekerja di sepanjang rantai pasok industri tersebut, dan  kegiatan ini bisa menumbuhkan wirausaha baru dan mendukung pelaku UMKM pengrajin Krey, Tirai yang ada di wilayah Lebak

Sebagai tindak lanjut kegiatan, dilakukan pembentukan Komunitas produk UMKM Perkebunan Lebak yang diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi para peserta dalam mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat akses pasar untuk mendukung produk lokal Lebak.

Melalui kegiatan ini diharapkan  semakin banyak generasi muda yang memahami manfaat kelapa sawit secara utuh, sekaligus mampu memanfaatkan peluang usaha dari berbagai produk turunan sawit.  Sawit tidak hanya menjadi komoditas perkebunan, tetapi juga menjadi sumber inovasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa depan.