Mendag Minta Boeing Jajaki Pemakaian BBM Berbasis Sawit

0
357

PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Perdagangan terus menjajaki upaya penggunaan bahan bakar pesawat dari minyak kelapa sawit. Salah satunya dilakukan dengan mengajak perusahaan pembuatan pesawat terbang asal Amerika Serikat, Boeing.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat menemui Vice President of International Government Relation Boeing, Mark Lippert, untuk menjajaki pengunaan bahan bakar pesawat berbasis kelapa sawit (Bioavtur).

“Kami mengajak Boeing bukan hanya untuk menjadikan Indonesia sebagai pasar, tetapi agar dapat bersama-sama menjadi bagian dari strategi masa depan yang saling menguntungkan. Banyak terdapat potensi kerja sama dengan Indonesia, misalnya pengembangan bahan bakar pesawat biofuel (bioavtur) berbasis sawit, suku cadang pesawat, serta layanan perawatan, perbaikan, dan overhaul (maintenance, repair, overhaul/MRO),”ujar Enggar melalui siaran pers, Selasa (24/7/2018)

Pertemuan tersebut dilakukan Enggar saat melakukan ‎kunjungan ke Amerika Serikat. Enggar juga mengatakan, RI ingin terus meningkatkan kemitraan stretegis dan menyeimbangkan hubungan perdagangan kedua negara di berbagai sektor. Enggar yang  mewakili Pemerintah Indonesia menyampaikan keinginan untuk meningkatkan kemitraan strategis antara kedua negara.

Terkait dengan penawaran kerja sama bioavtur berbasis sawit yang juga diingingkan oleh Badan Pengelola Dana Kelapa Sawit, Pemerintah Indonesia memfasilitasi pertemuan antara Boeing dan Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia (APROBI) yang telah mengembangkan biofuel dan ekspor secara global. Boeing bersama pelaku usaha Indonesia dapat bekerja sama mengembangkan bioavtur berbasis minyak kelapa sawit sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan,” kata Mendag Enggar.

Pada tahun 2012, pembelian armada Boeing oleh salah satu maskapai Indonesia menjadikannya pembelian terbesar sepanjang sejarah Boeing saat itu. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar Anda
Tulis nama anda disini