Sawit Komoditas Vital Indonesia

0
360

SIFAT strategis kelapa sawit bagi perekonomian nasional memungkingkan perkebunan kelapa sawit dijadikan sebagai obyek vital nasional. Apalagi perkebunan ini memiliki muatan untuk memenuhi hajat hidup orang banyak.

“Sawit punya peranan strategis sebagai penyumbang devisa, di atas sektor migas. Sebagaimana dikatakan Presiden Jokowi bahwa sawit strategis,” kata Direktur Pengamanan Objek Vital (Dir Pam Obvit) Baharkam Mabes Polri Brigjen Pol¬†Ahmad Lumumba¬†dalam Seminar Borneo Forum II 2018 di Balikpapan, (4/5/2018).

Menurut dia, sawit bukan merupakan obyek biasa karena memiliki kontribusi yang besar. Hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Objek Vital Nasional. Dalam Perpres tersebut disebutkan pengertian obyek vital, yakni merupakan kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan/atau sumber pendapatan negara yang bersifat strategis.

Salah satu persyaratan yang dimiliki perkebunan sawit sebagai objek vital nasional adalah menghasilkan kebutuhan pokok sehari-hari. Apabila terdapat ancaman dan gangguan terhadapnya mengakibatkan bencana terhadap kemanusiaan dan pembangunan. “Dengan begitu, Polri bisa memaksimalkan keamanan dan bantuan bagi objek vital tadi,” jelas Ahmad.

Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian Bambang menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, penetapan perkebunan sawit sebagai objek vital nasional sangat penting, sebab sawit selama ini banyak mendapat kampanye negatif baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

“Ini kan aneh, dari dalam negeri yang tidak memahami arti penting sawit juga ikut menyerang. Padahal sawit sebagai penyerap tenaga kerja dan sumber devisa. Dengan penetapan sawit sebagai obyek vital nasional itu saya pikir sangat tepat,” kata Bambang sebagaimana dikutip Tribun.

Nilai ekspor minyak sawit dan produk turunannya paling tinggi di antara komoditas yang ada di Indonesia, termasuk di antaranya minyak dan gas bumi (migas). Data Ditjen Perkebunan menyebutkan pada 2017 dari total ekspor komoditas perkebunan yang mencapai 33 miliar dolar AS, sekitar 22,9 miliar dolar di antaranya berasal dari sawit. ***

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar Anda
Tulis nama anda disini