Mandatori Biodiesel 30% Bisa Atasi Kelebihan Pasokan CPO

0
959
mandatori biodiesel menurut dono boestami
Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dono Boestami. (Foto: Globe Asia)

Mandatori Biodiesel 30% Bisa Atasi Kelebihan Pasokan CPO – DIREKTUR Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dono Boestami berpendapat penerapan mandatori kandungan biodiesel 30% (B30) bisa dipercepat untuk mengatasi masalah kelebihan pasokan minyak kelapa sawit (CPO).

“Bahkan, kalau kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Ignasius Jonan), dia juga bersedia jika penggunaan biodiesel ditingkatkan hingga 100%, tinggal tunggu kajiannya saja,” tutur Dono kepada Bisnis.com (15/7/2018).

Menurutnya, penyerapan minyak kelapa sawit untuk keperluan biodiesel juga dapat menjawab keluhan dari pelaku industri dan pelaku usaha tentang tarif dan aturan bea pungutan ekspor pada sejumlah produk turunan CPO seperti minyak goreng.

“Permasalahan kita sebenarnya bukan tentang tarif (ekspor), tetapi kita saat ini juga sedang menyeimbangkan neraca stok dan permintaan (CPO) itu. Kalau ini sudah seimbang, harga CPO dengan sendirinya meningkat lagi,” tuturnya.

Industri sawit nasional tengah mengalami kelebihan pasokan. Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada Mei mencapai 4,24 juta ton atau naik 14% dibandingkan April yang hanya 3,72 juta ton.

Produksi 

Produksi pada Mei tersebut mengerek stok minyak sawit Indonesia meningkat menjadi 4,76 juta ton dari 3,98 juta ton pada bulan sebelumnya. Dono menjelaskan, stok berlebihan itu dipicu oleh turunnya ekspor CPO karena tensi pasar global yang sedang tinggi.

“Permintaan dunia [terhadap CPO] turun. India menaikkan bea masuk kelapa sawit, Eropa menuntut (penghapusan biodiesel berbahan dasar sawit), Amerika juga. Kita harus cari pasar yang baru supaya (kelebihan stok) bisa terserap,” katanya.

Dono mengungkapkan, kapasitas produksi biodiesel saat ini hanya 30%, atau menghasilkan 3,5 juta kilo liter/tahun. Ini menunjukkan produksi biodiesel domestik sangat mungkin untuk ditingkatkan, terlebih dalam keadaan pasokan CPO yang berlebih. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar Anda
Tulis nama anda disini