BPDPKS Sertai Tim Negosiasi Sawit ke Uni Eropa

0
83

Pemerintah Indonesia mengirim Tim Negosiasi dalam Perundingan Pembatasan Penggunaan Produk Turunan Kelapa Sawit ke markas Uni Eropa di Brussel, Belgia, Senin 23 April 2018. Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Dono Boestami turut serta dalam tim yang dipimpin Menko Kemaritiman Luhut B. Panjaitan itu.

Selain Dirut BPDPKS, turut menyertai pula Staf Khusus Menko Kemaritiman Purbaya Sadewa, Dubes RI di Brussel dan Uni Eropa Yuri O. Thamrin, dan Dubes RI di Berlin Arif Havaz Oegroseno.

Selama di Brussel, tim antara lain bertemu Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom dan sejumlah pemangku kepentingan Uni Eropa dalam kesempatan Working Dinner. Tim juga menyampaikan pesan mengenai keinginan Indonesia untuk membangun dialog dengan Uni Eropa dalam rangka membina hubungan dagang yang memuaskan semua pihak.

Kepada Malmstrom, Menko Luhut menyampaikan bahwa kelapa sawit merupakan komoditas penting bagi rakyat Indonesia karena menyangkut nasib 16 juta orang yang menggantungkan hidupnya kepada kelapa sawit.

Luhut menyampaikan bahwa kelapa sawit bukan hanya dipandang sebagai komoditas ekspor, melainkan juga upaya untuk mengentaskan kemiskinan. Sudah terbukti bahwa perkebunan kelapa sawit memberikan kontribusi besar bagi pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Perkebunan kelapa sawit di Indonesia juga dikelola dengan mengedepankan wawasan lingkungan dan kesehatan. Menko Luhut meyakinkan pihak Uni Eropa bahwa tidak ada yang salah dengan produk sawit Indonesia. Hampir semua sawit yang dikirim dari Indonesia telah mendapat sertifikasi internasional bahkan sudah dilakukan pula penelitian mengenai aspek kesehatan terkait produk sawit. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar Anda
Tulis nama anda disini