Pengusaha China Beli 1,21 Juta Ton Sawit Indonesia

0
119
(Foto: Kedubes RI di Beijing)

PENGUSAHA China menandatangani kesepakatan pembelian produk kelapa sawit dari Indonesia untuk setahun ke depan. Total volume kontrak pembelian itu mencapai 1,21 juta ton senilai US$726 juta. Penandatanganan kesepakatan pembelian ditandatangani di sela-sela seminar bertajuk The China-Indonesia Palm Oil Trade and Promotion di Nanjing, China, (11/72018).

Duta Besar RI untuk China Djauhari menyambut baik kerjasama pembelian sawit ini. “Kebutuhan dan permintaan kelapa sawit yang semakin meningkat dari China dapat dipenuhi Indonesia. Pengusaha China dapat mempercayai kemampuan akan kualitas dan kuantitas produk kelapa sawit dan turunannya dari Indonesia,” tegas Djauhari sebagaimana dipublikasikan situs Kedubes RI di Beijing, China (11/7/2018).

Kontrak pembelian dilakukan oleh beberapa perusahaan Indonesia dan China, antara lain PT Wilmar Nabati Indonesia, Cofco China, Yihai and Kerry Investment Co. Ltd. Sekitar 1 juta ton pasokan produk sawit dan turunannya untuk memenuhi kontrak pembelian itu berasal dari perkebunan sawit di Sumatera.

President  China Chamber of Commerce of Import and Export of Foodstuffs, Native, Produce and Animal by Products (CFNA)  Bian Zhen Hu, menyampaikan bahwa promosi mengenai produk kelapa sawit harus tetap dipertahankan agar memiliki reputasi yang baik dan dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat di China. CFNA bersedia menjembatani para pengusaha kedua belah pihak untuk meningkatkan perdagangan kelapa sawit kedua negara.

Sementara itu, Director General of Department of Asian Affairs, Ministry of Commerce People’s Republic of China Peng Gang menjelaskan perdagangan Indonesia dengan Tiongkok terus mengalami peningkatan. Tiongkok akan terus membuka pasar mereka selebar-lebarnya kepada Indonesia dan dunia, bukan menutup pasar mereka dari produk impor.

Permintaan kelapa sawit Indonesia di China terus meningkat. Impor kelapa sawit Indonesia oleh China  pada 2017 mencapai US$2,21 miliar, sedangkan impor tahun 2016 adalah US$1,67 miliar. Pencapaian Ini menempatkan Indonesia sebagai importir kelapa sawit nomor satu bagi China. ***

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar Anda
Tulis nama anda disini