Konawe Selatan Menungggu Investor Industri Kelapa Sawit

0
531
Foto: sindonews

KETUA Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara La Mandi mengajak pengusaha menanamkan modal industri pengolahan kelapa sawit. Pasalnya di wilayah mereka, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, saat ini bahan baku kelapa sawit sudah siap.

Menurutnya, jika di Sultra terdapat industri pengolahan pasca panen, para petani kelapa sawit dipastikan akan sejahtera karea diperkirakan harga standar buah tandanĀ  segar sekitar Rp 1000 per kilogramnya. Namun, saat ini petani menjual buah tandanĀ  segar kelapa sawit kepada pengumpul seharga Rp 650 perkilogram, bahkan pernanya hanya Rp 500 per kilogram.

“Secara pribadi dan organisasi sudah mengomunikasikan dengan rekan-rekan bisnis di Jawa dan Sumatera tentang peluang industri pengolahan hasil kelapa sawit tetapi belum ada yang serius,” kata La Mandi.

Hadirnya investor industri dalam melakukan pengolahan kelapa sawit memang diharapkan sekali. Tak hanya pemerintah, para petani berharap dengan hadirnya investor dapat menikatkan kesejahteraan mereka.

Petani kelapa sawit di Konawe Selatan, Kasmin (39) mengatakan jika hasil panen kelapa sawit dinilai belum mampu membuka peluang kesejahteraan bagi petani karena masih melalui tangan tengkulak.

“Sudah saatnya ada industri pengolahan hasil karena ratusan hektare kelapa sawit sudah produksi. Petani tidak dapat berbuat banyak karena buah tandan segar jatuh ke tangan tengkulak,” kata Kasmin, Minggu (20/5/2018).

“Namanya barang cari uang maka seenaknya pengumpul atau tengkulak menentukan harga. Petani kadang-kadang berpikir menyerahkan secara gratis kepada tengkulak daripada membusuk,” ujarnya. Adapun buah tandang segar sawit tersebut dimobilisasi oleh pengumpul dari Konawe Selatan ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah untuk diolah setengah jadi. (Antara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tulis komentar Anda
Tulis nama anda disini